Ads Top

Wali Paidi 18 (tamu misterius)

Mari kita lanjutkan cerita ini dengan bacaan Ummul kitab
Al fatihah. . .

malam ini hati Wali Paidi sedang galau entah kenapa, mengapa tiba-tiba saja perasaan galau menghinggapi hati Wali Paidi dan kepalanya tiba- tiba saja pusing.

" hmmm....pasti ini ada yang ngerasani ( gosipin ) aku..."

Wali Paidi menselonjorkan kakinya lalu menyandarkan tubuhnya ditiang langgar (mushola) miliknya. Ketika Wali Paidi mau beranjak dari duduknya, datanglah seorang tamu yang langsung nyelonong masuk dan mendekati Wali Paidi. Ketika si tamu sudah dekat dengan Wali Paidi, tiba-tiba saja

" huekk juh.." si tamu dengan semangat meludahi Wali Paidi dan Ia kaget bukan kepalang.

" siapa tamu ini, kok tiba-tiba saja meludahi aku " bathin Wali Paidi

" huek..huek..juh..." si tamu meludah lagi, dan parahnya kali ini mengenai mata Wali Paidi,

Wali Paidi diam saja. Dengan ujung bajunya, Wali Paidi mengusap ludah yang mengenai wajahnya .

dengan tangan di pinggang si tamu ini mengangkat wajahnya lalu menunduk lagi dan" huekkkkk Juh..juh.." si tamu mengeluarkan semua ludahnya, wajah Wali Paidi jibrat ludah semua,

Wali Paidi mulai menangis, dengan perlahan Wali Paidi mengusap lagi wajahnya, lalu dengan lembut Ia bertanya kepada si tamu tersebut " siapakah tuan...?"

si tamu dengan tersenyum menjawab :

" aku adalah malaikat yang disuruh mengujimu, karena orang-orang banyak yang memuji kalau kamu adalah orang yang sabar, makanya Allah menyuruhku untuk membuktikan apakah benar pujian orang terhadapmu, dan ternyata benar, kau memang orang yang sabar " jawab orang itu lalu ngeloyor pergi

Wali Paidi hanya tertegun dan tidak begitu lama datang lagi orang yang sangat perlente. Wajahnya ganteng, gagah memakai stelan jas dan berdasi. Sungguh gagah dan ganteng sekali setelah turun dari mobil mewahnya, orang itu mendekati Wali Paidi dan dengan tersenyum si tamu ini duduk didekat Wali Paidi.

" mas maaf mengganggu sebentar, bisa minta duwitnya mas, atm saya tadi hilang, buat beli bensin mas, .." kata si tamu

Wali Paidi memandang orang itu dengan heran" minta berapa ? " tanya Wali Paidi

" sedikit mas, 1 juta saja " jawab si tamu

" wah kalo segitu gak punya aku.." jawab Wali Paidi

" ya berapa saja, pokoknya ada " pinta si tamu

Wali Paidi agak ragu, tapi dia membuang jauh-jauh perasaan itu, bagaimanapun dia harus menolong orang yang butuh pertolongan. tidak peduli siapapun itu. Wali Paidi menurunkan kopyahnya dan mengambil uang dari selipan kopyahnya dan tanpa dihitung Ia menyerahkan semuanya dengan tersenyum sumringah si tamu menerima uang pemberian Wali Paidi.

" terima kasih, ternyata benar pujian orang-orang terhadapmu, kamu adalah orang yang dermawan.." kata si tamu

" siapakah tuan ? " tanya Wali Paidi

" aku adalah malaikat yang disuruh mengujimu " jawab si tamu lalu ngeloyor pergi seperti tamu yang pertama

Wali Paidi menunduk, dia sadar sekarang mengapa hatinya jadi galau dan kepalanya jadi pusing. Ternyata banyak orang yang ngerasani dengan memuji-muji dirinya, dia tahu bahwa Allahlah yang pantas dipuji, Allahlah yang maha penyabar, Allahlah yang maha dermawan, Allah cemburu dan mengutus malaikat mengujiku karena banyak yang memuji aku sebagai orang yang sabar dan orang yang dermawan

" assalamu'alaikum..." wali paidi tersadar dari tafakkurnya, setelah mendengar suara orang yang mengucapkan salam kepadanya

" wa alaikum salam... " jawab Wali Paidi berdiri

kali ini di depan Wali Paidi ada seorang wanita yang sangat cantik memakai celana ketat dengan atasan baju longgar lengan panjang putih, dan memakai kerudung ala kadarnya, tampak rambutnya yang berkilau kemerahan.

" kenalkan nama saya Mulan Jameela.." ucap wanita ini dengan genit sambil menyodorkan tangannya

Wali Paidi terdiam dan membathin" ujian apalagi ini, di uji apa lagi diriku ini ..." bersambung...
KNN 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.