Ads Top

Dunia Diri #2

Berjuang dengan LILLAH....
Pasti ndak akan pernah capek. Kalopun harus duduk atau berbaring maka itu bukan efek dari capek, tetapi bersikap bijak terhadap tubuh kita. Istirahat biasanya disebut, dalam sholat pun ada. Sangat bisa di saat tersebut kita bisa mendapat petunjuk hidayah untuk selanjutnya atau evaluasi dari yang sebelumnya.

Istirahat tak berati tidur pules ngiler ngorok, bahkan tidur pun bisa menjadikan kita semakin kalut. Ada baiknya juga mempelajari ilmu tidur yang "nggenah" dengan patrap dan tentu LILLAH. Suatu malam saya melihat tidurnya seorang wali, saya heran dan hampir menganggapnya orang gila karena di dalam selimutnya tanganya begitu aktif bergerak di depan dadanya sendiri, sangat terlihat pergerakan kedua tanganya dan entahlah apa itu..... Saya tak begitu mau tahu saat itu karena itu jadi malam yang sangat kalut bagi saya karena seharian jadi gila berfikir tentang ilmu kelapa di depan slumbatan kelapa.

Kembali ke perjuangan kita....
Pasti semua ada batasnya, saat mengistirahatkan tubuh ini pun harus berbatas. Batas sendiri jika mau "diwedar" kita bisa menemukan banyak ilmu, yang pasti tentang manajemen energi.

Mengeluh hanya akan membuat sel tubuh kita loyo, yang akhirnya membuat tubuh kita lemah daya tahan, efeknya virus masuk tubuh dan....sakit. Sakit di tubuh, sakit jiwa, sakit spiritual.

Kita tak punya energi apapun, LILLAH sebagai super energi pantas menjadi pilihan kita, lebih tepatnya kesadaran kita.

Bagaimana ada seorang ahli fikih, ahli falak, ahli hakekat dll bisa tanpa tidur atau hanya "ngliyep" dalam kesibukanya berhari-hari tanpa istirahat.
Kita ini, selalu bilang kita butuh tidur sekian jam.... Sel tubuh kita ya manut saja kan, masak iya mau demo.....

Bersambung ke #3


Penulis: paman abdul

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.