Ads Top

Tepukan Pundak Kegembiraan

Opini publik selama ini mengira pada obrolan yang tinggi. Sementara di dalam diri masing-masing tidak tahu-menahu. Lik Parlqn yang selama ini terkenal kalem, diam-diam ngeloyor ke pinggir pantai. Diam-diam beliau berdoa

"tul jaenak jaejatul jaeji........"

Sembari komat-kamit, beliau memikirkan sesuatu hal, dan benar-benar masuk ke dalam jiwanya. Bahwa selama ini yang ia lakukan hanyalah omong kosong belaka.

Kang sudar, juhin, bengkek dan lainnya diam-diam dari kejauhan juga memperhatikan gerak-gerik Lik Parlan. Dan secara tiba-tiba, Lik Parlan hilang dari pandangan matanya.

Begitu kagetnya, saat pundaknya di tapuk seseorang, dan.

"hahaha..."

"hahaha..."

"hahaha..."

Bingung campur takut & kaget meluap bersama sedulur2 Lik Parlan..

"oh...jadi..."



Penulis: kang mubaedi

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.