Ads Top

Syarat-syarat Ilmu yang dipilih

:: perjalanan cinta اعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ

Belajar bisa sendiri, bisa dengan orang lain. Bila sendiri, kemungkinan benar dan salahnya hanya dinilai oleh diri sendiri. Maka, sebaiknya untuk mencari ilmu terutama ilmu agama harus dengan guru. Bagi pelajar, dalam masalah ilmu hendaklah memilih mana yang terbagus dan dibutuhkan dalam kehidupan agmanya pada waktu itu, lalu untuk waktu yang akan datang.

Tidak semua jenis keilmuan agama dapat langsung dicapai semua, perlu adanya tahapan-tahapan dalam mencari ilmu. Hendaknya lebih dahulu mempelajari ilmu tauhid, mengenali Allah lengkap dengan dalilnya. Karena orang yang imannya hanya taklid sekalipun menurut pendapat kita sudah syah, adalah tetap berdosa karena ia tidak mau beristidlal dalam masalah ini.
Hendaknya pula memilih ilmu-ilmu yang kuno, bukan yang baru lahir. Banyak ulama berkata : “Tekunilah ilmu kuno, bukan yang baru saja ada.

Awas, jangan sampai terkena pengaruh perbantahan yang tumbuh subur setelah habisnya ulama besar, sebab menjurus untuk menjauhkan pelajar dari mengenali fiqh, hanya menghabiskan usia dengan tanpa guna, menumbuhkan sikap anti-pati/buas dan gemar bermusuhan.

Dan itulah termasuk tanda-tanda kiamat akan tiba serta lenyapnya fiqih dan pengetahuan-pengetahuan lain, demikianlah menurut hadits.


Taddabur

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.