Ads Top

Media Sosial: Sebuah Pesan Untuk Anak Bangsa

Akhir-akhir ini banyak sekali orang-orang yang menggunakan media sosial. Media sosial sering digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain yang sebelumnya belum dikenal ataupun malah sama sekali belum pernah bertemu. Di zaman sekarang media sosial seakan-akan wajib untuk di miliki oleh setiap orang tidak terkecuali bagi orang-orang Indonesia. Bagi anak-anak Indonesia yang hidup di zaman modern memiliki media sosial seakan-akan menjadi sebuah keharusan.


Namun ketika menggunakan media sosial adalah harus berhati-hati dalam mengeluarkan perkataan, maksud dari berhati-hati dalam mengeluarkan perkataan adalah agar apa yang disampaikan jangan sampai menyinggung perasaan orang lain. Dan juga yang tidak kalah pentingnya adalah agar perkataan yang diucapkan tidak mengandung unsur sara.

Sara adalah singkatan dari suku, agama, ras, dan antar golongan. Sara merupakan unsur yang sangat sensitif, sehingga orang lain dapat tersinggung perasaannya hanya karena ada ucapan yang mengandung unsur sara didalamnya. Oleh karena itu, anak-anak Indonesia yang hidup di zaman sekarang harus menjadi pengguna media sosial yang bijaksana.

Di Indonesia sekarang telah diterbitkan UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan diterbitkannya Undang-undang ini, maka diharapkan anak-anak Indonesia yang menggunakan media sosial harus lebih berhati-hati dalam mengeluarkan perkataan. Apabila perkataan yang diucapkan di media sosial mengandung unsur sara, maka dapat dikenakan pasal 28 ayat 2 UU ITE yang ancaman hukumannya adalah paling lama 6 (enam) tahun penjara dan/atau denda Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

Dengan adanya hal tersebut di atas, maka diharapkan anak-anak Indonesia bisa lebih bijaksana lagi dalam menggunakan media sosial. Kebijaksanaan dalam menggunakan media sosial dapat tercermin dari kata-kata, ataupun juga gambar-gambar yang di unggah di media sosial. Kata-kata yang diunggah di media sosial jangan sampai mengandung unsur sara.

Sara adalah unsur yang sangat sensitif, karena dapat menyinggung perasaan orang lain. Oleh karena itu haram hukumnya bagi orang Indonesia Mengunggah sesuatu hal yang mengandunf unsur sara di media sosial.  Kemudian,gambar-gambar yang diunggah di media sosial jangan sampai mengandung unsur “pornografi”. Hal ini akan lebih berbahaya lagi apabila yang melihatnya adalah anak-anak dibawah umur.


penulis: Muhammad Saftaji

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.