Ads Top

Ruang Dimensi Tetangga

#perjalanan cinta وَاعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ

Ada cerita menarik dari dimensi tetangga. Sebuah ruang yang jarang di jamah orang, bahkan terasa sing bagi sebagian orang yang pernah memasukinya. Namun tidak jarang juga yang hingga saat ini masih istiqomah di dalamnya.

Dalam ruang dimensi itu ada sebuah tokoh yang sangat di hormati oleh para penggiatnya. Beliau sangat sufi, susah untuk mendeskripsikan siapa sebenarnya. Setiap ucapan yang keluar dari mulutnya seakan sulit dicerna. Bahkan bisa sampai berhari-hari baru paham apa yang dikatakan beliau.

Kegiatan sehari-harinya hanya diisi dengan bepergian kesana-kemari tanpa arah yang jelas. Banyak diabaikan orang. Walau begitu ia tetap berjalan sesuai arah angin yang membawanya pergi. Sesekali terkadang disanjung orang, tapi itu tidak membuatnya berbangga diri. Prinsipnya dibatasi sampai jam 10 pagi. Setelah itu ia merasa sebagai orang biasa lagi. Begitu dan seterusnya yang ia lakukan hingga kini selama 2 tahun lebih.

Sosoknya yang bersahaja, membuatnya memiliki banyak teman. Pertemanan demi pertemanan yang ia jalani menjadikan peningkatan hubungan saudara walau tanpa sedarah. 

Dari sinilah ia merasa bahwa hidup ini terasa lebih asyik ketika memiliki banyak saudara. Sering kali setiap ia bepergian ke suatu tempat, ia ketemu saudaranya dan berbagi tawa. Karna yang ia tawarkan kepada saudara-saudaranya adalah kegembiraan dan janji cinta Tuhan, maka banyak orang yang menginginkan kehadirannya.

Kami selaku penggiat dari dimensi itu sering menyebut beliau dengan nama "Lik Parlan"


penulis: i.mubaedi

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.