Ads Top

Nyi Mak


Di balik kesunyian sedulur kabeh disini,pasti ada yg sedang merencanakan rencana besar perbaikan,mungkin juga sudah banyak langkah2 jauh dalam rangka sodaqoh untuk negeri ini, bisa jadi sebagian dari kita juga sedang saling mengamati keadaan indonesia yang sangat baik2 saja ini, yang damai ini,yang sejahtera ini,yang menyenangkan,yang makmur cibar cibur "mas picis rojobrono" sehingga tidak ada lagi yang perlu diperbaiki di Indonesia? Alhamdulillaah..

Curiganya bahwa kita semua disini sudah memaku diri dalam posisi suci posisi malik posisi lillah, kedekatan dengan Alloh SWT sudah luar biasa sehingga apapun kekarepan kita kepada diri kita sudah terpenuhi semua, "kun fayakun" sudah ditangan kita.

Ndak tau kenapa harus ada kata "nyimak" dikamus bahasa indonesia kita, yang menurut saya bisa multitafsir dan mewakili beberapa kata lainnya seperti : "bingung" "masa bodoh" "urusanmu" "ah masa sih?" "Deritalo" "lah wis ngerti" "lah bocah kae be" "turu bae genah" "pikiri ora" bahkan kata nyimak bisa mewakili Alloh sekaligus dengan kata "insyaalloh".

Woi!!! Kita sedang dipecundangi oleh bangsa lain lho!!! || nyimak..

Woi!!! Ada pencuri masuk rumahmu!! || nyimak..

Woi!!! Kita sedang mengalami ketidakadilan|| nyimak..

Woi!!! Istrimu/pacarmu sedang diperkosa orang lho...!! || ah.. nyimak..

Woi!!! Ada nasi padang lauk rendang plus es jeruk lho... - "Madaaaang!!!" Sudah kenyang,nyimak lagi.

penulis: Darwis F


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.