Ads Top

Distorsi Polah

  
Sebuah kata yang sangat familiar untuk seorang gitaris, distorsi merupakan suara yang cukup penting sebagai pengubah suara. Meskipun dinilai indah, distorsi merupakan perusak suara dari gitar yang menjadi bising dan terlalu banyak noise. Baiklah untuk gitar hal tersebut tidaklah berkepanjangan menjadi suatu masalah yang justru menjadi indah. Namun, akankah demikian jika distorsi itu diterapkan pada polah kehidupan?

    Mendengar kata polah sangatlah relevan dengan bahasa sehari-hari orang daerah Kebumen, polah seorang yang sangat sering kita komentari dari setiap tindakan seseorang dalam menanggapi permasalahan. Jadi, polah yang dimaksud di sini adalah setiap tindakan beberapa orang yang lebih tertuju kepada sikap pribadi personal. Kemudian, cobalah kita ekspektasikan pikiran kita terhadap polah-polah yang terjadi pada lingkungan sekitar yang cenderung jauh meninggalkan moral yang menjadi ciri khas orang ketimuran.

    Kasus hangat terkait dengan hal tersebut adalah saat ini dengan keberadaan trend mengenakan kaos kedodoran, celana pendek dan kaos kaki panjang yang menutupi hampir seluruh bagian kaki dan sepatu cats di kalangan anak muda bahkan anak kecil yang cenderung ikut-ikutan arus jaman. Sekilas, dari paparan tersebut meski terlihat aneh tapi hal tersebut masih dianggap lumrah karena memperhatikan perkembangan pengusaha produksi sandang dan pedagangnya juga mengalami peningkatan penjualan. Yang menjadi permasalahan serius adalah ketika para pemuda ini juga meniru sikap pembawa trend tersebut dari salah satu Negara adidaya dunia yang sering orang katakan sebagai American’s style.

    Dengan sangat gemarnya mereka menonton penampilan artis favorit mereka baik pada kancah nasional maupun lokal, menjadikan wadah bagi mereka untuk melampiaskan hasrat tersebut mulai dari minum-minuman keras, ajang kekerasan hingga bermesraan dengan pasangan masing-masing di depan umum. Dan anehnya, beberapa kejadian tersebut justru lebih dibanggakan jika banyak orang mengetahuinya, akhirnya dengan banyaknya media sosial saat ini sangat memudahkan mereka dalam men-share setiap informasi hal-hal tersebut termasuk gambar dan video.

    Hal tersebut hanyalah salah satu dari berbagai penyimpangan serius dan tak terasa menjadi sangat wajar bagi pikiran kita bahkan polah yang memilukan sejenis hal tersebut terjadi bukan hanya pada kalangan anak muda saja. Seolah-olah kebanyakan dari kita menyalahkan kemajuan zaman sebagai tersangka yang membawa peradaban baru yang lebih maju, sedangkan segala sikap orang yang beretika dianggap kuno. Bukankah seharusnya yang terjadi dalam mengikuti perkembangan zaman ini seharusnya manusia dituntut untuk memiliki kehidupan yang lebih baik?

    Jadi, bagaimana motivasi mereka terhadap segala aktifitas keseharian mereka yang dinilai lebih menyimpaang itu? Benarkah kebanyakan dari mereka batinnya terlalu haus akan kesenangan? Walaupun hal ini sangatlah terbilang wajar untuk mereka. Misalnya seorang pemilik project, ketika project yang dirilisnya berhasil dan merauk keuntungan yang cukup besar, maka sebagai perayaan bersama kawan-kawannya Ia menyewa ruang karaoke dan memesan beberapa minuman beralkohol dan menyewa beberapa wanita pemandu lagu. Sontak, siapa yang tak kuasa menolaknya? Lantas, apa yang bisa dijadikan pesan moral dari identifikasi permasalahan-permasalahan ini?

    Pengangkatan tema ini bukan berarti kita akan menyalahkan pihak-pihak yang terkait dengan kemunculan-kemunculan fenomena itu. Cobalah kita benahi kembali apa yang menjadi latar belakang persoalan yang cukup serius ini, apakah polah yg sudah berkepanjangan ini akan menjadi pola sosial yg wajar saja? pasalnya banyak pihak terkait yang merasa diuntungkan ditengah kerugian, berkaitan dengan hal tersebut untuk dijadikan sebagai bahan diskusi kali ini.       

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.