Ads Top

Saya dan kalian (3)

“Kalau beneran mau berubah, kenapa ndak sekarang aja?”
Sambil cengengesan bilang “nganu pak, katanya nanti ada saatnya..”
Iya sih. Cuma kalau memang bisa sekarang kenapa harus ditunda besok. Kalau hari ini bisa dikerjakan, kenapa musti nunggu hari esok untuk menyelesaikannya.
Kenapa harus besok?
Ada apa di hari esok? Ada jaminan kah besok akan selesai tugasmu, selesai urusanmu, selesai masalahmu, dan pasti berubah?
Gak ada yang bisa menjamin mimpimu dihari esok bisa terwujud, kalau hari yang kamu lakukan malas-malasan. Perubahan itu ya dimulai dari sekarang, bukan besok-besok nunggu waktu. Kalau saya sih mau-mau aja buat nunggu, tp disisi lain ya kasihan kalian.
Kan sudah saya pernah suruh setiap pulang sekolah buat bawa satu batu kemudian simpan di dalam kamarmu dan lakukan itu sampai menjelang Ujian. Tau kan hasilnya, kamarmu akan penuh dengan batu yang kamu cicil sedikit demi sedikit, tapi setiap hari istiqomah.
“mbok uwes pak, rasah ngakon seng aneh-aneh”
“ya ben kamu semakin aneh”
“lha awake dwe ki aneh opo to pak?”
“jenenge pelajar bukane sinau kok penggaweane malah gelut, mbolosan, klitih, ratau sinau...aneh ra?”
“emmm”hehe
Begitulah kira-kiranya kalau setiap hari selalu kamu bawa ilmu di dalam dirimu, walaupun sedikit, tapi dilakukan setiap hari secara rutin dan istiqomah. Suatu saat ilmu itu akan penuh di dirimu.
Mungkin ini seri tulisan terakhir saya. Selanjutnya, saya serahkan pada kemandirian kalian masing-masing supaya fokus dengan materi dan sambil tetep sama-sama berdoa pada Allah supaya semuanya diberi kelancaran dan yang terbaik.
Bahwa berdoa tanpa usaha itu bohong dan
Usaha tanpa doa itu sombong.
Good luck



Penulis : Ichsan M

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.