Ads Top

Reportase Punkgung Silaturahim

Waktu menunjukan pukul 21.00 tepat bertempat di Wilders Garage Gg. Walikonang Wonoyoso Bumirejo Kebumen yang diawali oleh mas iksan dengan basmala. Pak RT bahwa Likuran Paseduluran semacam wadah yang mewadahi anak-anak muda, hanya isinya ini harus kebaikan bukan menjelekan orang lain dan saling merusak.

Mas puying menerangkan bahwa anak punk adalah hati. Adalah suatu kemandirian bahwa tidak mau merepotkan orang lain. Jika penampilan kurang sopan seperti: rambut mohak, baju street, tato, anting, minum dsb. Namun semua itu masih dalam proses.  Stigma itu akan segera diganti dengan kemandirian.

Gus hakim ( pengasuh pondok pesantren al hidayah kebumen) mengatakan bahwa punk adalah kemandirian maka husnudzon dia bahwa apakah salah satu sufinya manusia sekarang via punk. Estetika dalam spiritual seluruh elemen supaya terbentuk keharmonisan. "Saya menyebut Muslim saja tidak berani karena muslim tidak harus ditunjukan dengan penampilan sarung". Bahkan jika jeleknya sekarang adalah tidak ada tanggungjawab.

Salah satu sikap anak punk di kecamatan lawang malang bahwa kelompok anak punk tersebut memberikan sapu di masjid namun dengan uang sisa mabuk, karena masih dalam  proses untuk hukum fiqihnya semoga Allah menerima amal mereka.

Satu nomer bangbang wetan bisa mengurai kebekuan audience yang divokali oleh darwis.

Kang juki dari DEwan kesenian daerah mengatakan bahwa perbanyaklah baca al qur'an.  Jangan hanya penampilan saja namun isinya positif. Kang zaeni al keposani alumnus al azhar kairo kita persambungkan tema punkgung silaturahmi bahwa manusia berawal dari hewan yang berakal.  karena masih bulan syawal mengatakan bahwa mudik adalah tradisi manusia mengingat aslinya yakni dari surga. Likuran Paseduluran adalah suatu acara pemuda yang dapat menjadi penat keseharian gus zaeni sendiri pelaku di likuran paseduluran yang mengikuti Likuran bisa jadi dulur.

Darwis vocal Gending Bodo yang setiap acara selalu menemani Likuran paseduluran jam sudah menunjukan pukul 23.32 audien tidak satupun pulang dari lokasi bahkan makin malam makin bertambah walau didominasi kaum lelaki kaum hawa hanya beberapa gelintir saja. Gending bodo memecahkebekuan dengan nomor "darah juang" dan lagu kolaborasi barat dan jawa. Kamera audien selalu dipegang untuk mengabadikan jadi foto dan video bahkan streaming diteruskan puisi ala mustofa w. Hasyim oleh sahabat karyanto.

Waktu menunjukan pk. 23.50 mas ery dari PMII menyambut baik likuran paseduluran dengan memberi saran selaku karangtaruna desa yakni dengan membuat barang berguna. Salah satu identik punk yang ada yakni punk yang hidup di jalanan. Jalanan hanya sebagai pelarian historisnya anarkis, ayat ihdinasirotol mustaqim anak jalanan tahu jalan lurus.

Semakin malam audien tidak beranjak juga sebelum pukul 24.00 gending bodo nomor judul hasbunalloh wanikmal wakil. Para hadirinpun menirukan lagu hasbunaloh. Hadirin yang datang sekitar 70 an tenang khusyuk kelihatan sangat rindu akan kegiatan semacam ini. Dimas samid selaku pengelola di wilders garage yang datang dari beberapa wakil dari komunitas dan wilders sebagai fasilitator media kegiatan komunitas-komunitas di kebumen.

Mbah  min yang sudah termasuk hadirin paling tua mengatakan adanya olah otak, olah otot dan olah hati. Adanya untoro noto,untoro sabda, dan untoro boga. Untoro noto harus ada penataan, untoro sabda ( perang perkataan ), untoro boga yakni perang pangan dan harus ada pemimpin yang paham dan bisa menata serta mengelola dengan baik dan tepat ketiga hal itu. Pak Untung menambahi bahwa anak punk yang stempelnya negatif padahal belum tentu.

Mas puying menegaskan bahwa punk yang saat ini masih dianggap jelek mari menyadarkan para pegiat punk harus diarahkan. Mas Sobir menambahi yang baik dari Likuran Paseduluran ini bisa menjadi silaturahmi.

Mohamad hadir dari bandung tamu jauh pegiat jamparing asih menambahi saling sinau lagi yang sering diucapkan indonesia kurang dalam sinaunya. Kata  "Gung" menambahi dengan ayat ghoiril maghdhubi waladh dhollin. Menurut syekh kamba kullu mauludin .... Ada arti yang perlu dibenahi. Mudik adalah kita latihan menjadi manusia surga.

Menarik kesimpulan bahwa punkgung silaturahim yakni bahwa Paseduluran bisa menjadi wadah silaturahmi walau baru lewat proses punk ( kemandirian masing-masing)
Waktu menunjukan pukul 01.20 doa ditutup oleh mas sobir dan danjutkan musafahah dengan diiringi sholawatan.

Likuran Paseduluran, 23 juni 2018
[zen]

No comments:

Powered by Blogger.