Ads Top

Kehilangan yang Tersayang

Oleh: Anisa nur fatimah

Pada pagi hari yg cerah di hari minggu,  Nabila duduk di teras sambil memainkan laptopnya sambil mencari cari signyal. Adiknya ciko pun mendatanginya,

"Kak kakak lagi apa? " ucapnya duduk di sebelah bangku Nabila.

"Minggir sana!, ngganggu aja...!!! "Ucap Nabiladng penuh kesal.

      Ciko adalah adik pertama nabila yg berumur 5 tahun, nabila entak kenapa sangan membenci ciko karena gara gara kedatangan ciko di keluarganya, kasih sayang bunda dan ayahnya terbagi. Dulu sebelum ada ciko bunda dan ayahnya selalu memanjakan nya, tapi kini perhatian ayah dan bundanya nabila rasa lebih sayang pada adiknya, ciko.

             Ciko pun dengan kecewa masuk ke dlm rumah.  Nabila dengan tanpa peduli kebali pada laptopnya. Tak lama kemudian suara langkah kaki mendekati Nabila.

"Nabila..... Sayang.... Tolong kamu jaga ciko sebentar ya.... Bunda mau ke warung... " ucap bundanya

"Hmmmmm.... "Ucapnya tanpa menoleh bundanya.

             Ciko pun mendekati kakanya sambil membawa mainan.

"Kak ciko haus... Ciko mau minum susu.. "Ucapnya dengan nada lemas.

"iii kamu ngganggu aja deh... Sana buat sendi!! "Ucap nabila.

"Ciko gk bisa buat kak"

"Ambil aja susunya di lemari terus tuang air... Gampang kan.. Sana buat sendiri !!!""

           Ciko pun masuk ke dlm rumah, tak lama kemudian terdengar suara riuh di dapur.

"Brugggg....!!!!!!! "

"Bunda.........!!!..."terdengar suara tangisan dan jeritan ciko.

           Nabila pun pergi ke dapur, dengan kagetnya ia melihat susu berserakan di lantai dan melihat adiknya terduduk lemas di depan lemari makan.

"Eh ciko.. Kamu gimana sihh...!!! "Ucap mabila dengan nada marah.

"Uhuuuuuu.... Bunda..... Huuuuhuuu""suara tangisan ciko.

" ini ada apa ribut ribut..... Astaghfirullah hal azim... Ciko.... "Ucap bunda nabila sambil setengah berlari ke arah ciko fan langsung menggendong nya.

"Nabila kamu ini gimana...?? Kok bisa susu berserakan di lantai ciko nangis..?? "Ucap bunda nabila.

"Salahin nabila aja terus....!!!!!!!!!!!! "Ucapnya sambil berlari ke kamar.

       Bundanya pun hanya bisa elus dada melihat kelakuan putrinya yg terlalu manja.

                 Pada esok paginya nabila bersiap siap untuk pergi ke sekolah, ia bersekolah di smp yg dekat dengan rumahnya.

"Bunda.... Ayah dah telat nih... Ciko bunda aja ya yg anter??? "Tanya ayah ciko.

"Bunda Juga dah telat yah... Owh iya... Nabila kamu kan searah sama sekolah ciko.... Kamu yg anter ya"

"Males bun... "

"Nabila...."

"Yaudah deh... "

     Ciko pun naik boncengan di belakang kursi yg di duduki nabila. Nabila pun mulai mengayuh sepeda dengan cepat.  Saat sampai di cabang yg menuju sekolah ciko dan ke arah sekolah nabila.

Nabila pun berhenti.

"Turun!!!!!!!!!..... Kamu jalan lurus aja... Kakak dah telat... "Tanpa menunggu jawaban ciko nabila pun meninggalkannya di sana.

"Kakak.... Ciko takut... "Ucap ciko.

     Nabila pun sampai di sekolah,  ia ingat bahwa ciko tak tahu jalan ke arak tk nya... Tp nabila tetap acuh ia berpikir bahwa ciko dpt menemukan sendiri jalan menuju ke sekolahnya.

     Waktu pulang pun datang nabila sudah samai di rumah. Ia mendapati ayah dan bundanya dan beberapa tetangganya berkumpul di ruang tamu.

"Nabila... Nak... Kamu tadi di jalan lihat ciko...?? Kamu tadi pagi nganternya sampai sekolah kan???? "Ucap bunda nabila sambil menangis.

"Ya.... Iya lah bun.... Emang ciko belum pulang?? "

"Iya nak... Bunda dan ayah sangat khawatir akan ciko.. "

     Yak lama terdengar suara telfon rumah berbunyi.

"Halo... Bu... Saya sudah menemukan ciko bu"

"Dimana bu....! " ucap bunda nabila dengan kaget.

"Ciko sekarang di rumah sakit soedirman bu.. Ia tertabrak mobil..."

"Apa....!!!!!!!!! "Ucap bunda nabila terkaget Mendengar berita tetangganya tersebut.

          Dengan segera ia dan keluarga pergi ke rumah sakit tersebut. Sesampainya di rumah sakit dokter keluar dari ruang ugd dan mendatangi keluarga nabila.

"Dok gimana keadaan anak saya....???? "Ucap bunda nabila dengan sesenggukan.

"Kami sudah berusaha yg terbaik bu, sepertinya putra ibu gagar otak"ucap dokter.

"Apa...!!!!!!!!!!!!!!!!"ucap bunda nabila yg kemudian masuk ke dlm ruangan di ikuuti ayah dan nabila...

           Di dlm ruangan terdapat ciko yg terbujur kaku di ranjang rumah sakit. Mukanya yg polos membuat nabila tak tega, ia menyesal berbuat semua itu pada adiknya. Bahkan ciko tak pernah mengadu pada bunda karena takut kakanya kena marah.

    Setelah beberapa jam tangan ciko mulai bergerak perlahan nabila yg melihat berteriak yg membuat ayah dan bundanya datang.

"Kak..... Kak... Kak... "Ucap lirok ciko.

"Bunda.... Ayah.... "Rintih ciko.

"Iya bunda ayah dan kaka di sini nak...."

"Bunda.. Ciko udah gk kuat... Kepala ciki sakit.... "Ucap ciko sambil menangis.

"Ciko....nak... Kamu gk boleh ngomong kaya gitu nak."ucap bunda sambil memeluk ciiko.

"Ciko..... Adek... Kaka mau minta maaf mungkin ini semua gara ciko kaka"ucap Nadia menangis tersedu sedu.

"Kaka... Bukan salah kaka"ucap ciko menghapus air mata nabila.

Tak lama kemudian nafas ciko terhenti yg membuat keluarga nya merasa kehilangan.. Nabila sadar ciko hanya anak kecil yg tak bersalah  ia menyesal memperlakukan ciko tak selayaknya adik. Tapi kini sudah terlambat. Ciko sudah pergi untuk selamanya.

                             Tamat

No comments:

Powered by Blogger.