Ads Top

Kolaborasi Generasi Milenial Dengan Generasi Z Untuk Indonesia, Mampukah?

:: Sebuah Catatan Harapan Untuk Indonesia

Kita sering mendengar istilah Generasi Milenial. Meski terkadang sering abu-abu perbedaan antara Generasi Milenial dengan Generasi Z. Menurut beberapa sumber, Generasi Millenial adalah mereka yang lahir di tahun 80-an hingga pertengahan 90-an. Disebut milenial karena merekalah generasi yang melewati milenium kedua. Sedangkan Generasi Z adalah mereka yang lahir setelah Generasi Milenial hingga 2000-an. Untuk lebih memudahkan perbedaan Generasi Milenial dengan Generasi Z di Indonesia adalah Generasi Millenial mereka yang mengalami akhir-akhir masa kepemimpinan Presiden Soeharto dan mengalami masa awal reformasi. Sedangkan Generasi Z adalah periode setelah reformasi hingga saat ini. Hal ini tentu menarik untuk kita simak bagaimana peran kedua generasi tersebut untuk kemajuan Indonesia.

Menurut sosiolog Karl Mannheim, seperti dikutip oleh tirto.id,  manusia di dunia ini akan saling memengaruhi dan membentuk karakter yang sama ketika melewati masa sosio-sejarah yang sama. Maka wajar jika terjadi kemiripan antara Generasi Milenial dengan Generasi Z, karena kedua generasi tersebut melewati awal milenium kedua dengan bersamaan.

Saat ini yang terjadi di Indonesia tidak jauh berbeda dengan masa-masa sebelum reformasi, seperti masih banyaknya korupsi dan sebagainya, memang seperti itulah yang terjadi saat ini. Hal ini terjadi karena selama ini para pemangku jabatan di Indonesia masih diisi oleh Generasi Milenial tua atau bahkan mereka yang lahir sebelum Generasi Milenial. Jika melihat teori yang disebutkan Mannheim di atas, maka mungkin beberapa tahun lagi kita akan mendapati perubahan-perubahan yang masif bisa dilakukan oleh Generasi Milenial serta Generasi Z.

Generasi milenial inilah yang akan mendobrak tatanan yang dianggap mapan tapi menyengsarakan rakyat itu. Generasi Milenial tentu bisa berbuat lebih, mengingat generasi ini bisa membandingkan antara akhir kepemimpinan Presiden Soeharto dengan awal masa reformasi. Walaupun kebanyakan Generasi Milenial mereka adalah orang yang setengah-setengah: setengah menikmati era sebelum internet dan era sesudahnya, setengah menikmati era sebelum reformasi dan sesudahnya.

Dengan disokong kemajuan teknologi, serta kolaborasi dengan Generasi Z yang terkenal serba bisa, berpikiran lebih terbuka, serta lebih ramah teknologi karena mereka selalu bersentuhan dengan teknologi. Kedua generasi ini terkenal dengan generasi yang berani berbeda dengan kebanyakan orang lain, out of the box..

Lalu dalam beberapa tahun ke depan, kita akan melihat – atau kita akan ikut berperan – kolaborasi Generasi Milenial dan Generasi Z berbuat banyak untuk Indonesia. Mampukah?



Yogyakarta, November 2017



Penulis: Faishal NA

No comments:

Powered by Blogger.