Ads Top

Diantara Dua Sujud Malam


Oleh: Rina Rohmatun Hidayah

Perlahan telinga ini mendengar sesuatu seakan-akan ada yang membangunkanku dari lelapnya diriku
Perlahan mata ini terbuka dengan bayang-bayang samar yang terlihat
Hingga kaki ini seolah ada paksaan untuk melangkah mengantarkanku mengambil air suci dari dinginnya air malam

Jujur semua itu memang berat
Bagaimana tidak berat?
Semua itu dilakukan di saat orang-orang terlelap tidur menikmati indahnya bunga dalam tidurnya
Dan itu dilakukan disaat yang lain merasakan dekapan hangatnya selimut
Sedangkan diri ini harus merasakan dinginnya malam, melawan beratnya mata ini, bahkan ku harus merasakan kerasnya lantai untuk menghadap-Mu

Di antara dua sujud malam
Itulah yang terjadi
Doa demi doa kulantunkan
Kucurahkan semua pada-Mu
Bahkan tak jarang air mata ini harus terjatuh di hadapan-Mu karena banyaknya dosa yang kulakukan
Sungguh diri ini tak berdaya di hadapan-Mu

Di antara dua sujud malam
Di situlah ku titipkan rindu untuknya
Entah untuk siapa
Karena semua masih menjadi rahasia-Mu
Entah bagaimana perjalanannya
Aku selalu percaya bahwa rencana-Mu akan selalu lebih indah dari apapun

No comments:

Powered by Blogger.